Selasa, 05 Mei 2026

Mikrotik 1

Kelompok Otak Loading:

1. Arum Setia Ayu (06)

2. Ismi Elvita Khairunnisa (19)


Langkah-langkah praktikum:



Pada foto pertama, ditampilkan konfigurasi interface bernama ISP ARUM dengan tipe Ethernet. Interface ini dalam status link ok dan running, menandakan bahwa kabel terhubung dan interface aktif secara operasional. Nilai MTU diset 1500 dengan MAC address DC:2C:6E:74:DD:6A. Fitur ARP dalam status enabled. Interface ini berfungsi sebagai jalur koneksi keluar menuju penyedia layanan internet (ISP). Tersedia pula tombol aksi seperti Torch, Cable Test, dan Blink untuk keperluan diagnosis.



Foto kedua memperlihatkan konfigurasi DHCP Client yang terpasang pada interface ISP ARUM. Pengaturan yang digunakan antara lain: Use Peer DNS = yes, Use Peer NTP = yes, dan Add Default Route = yes. Namun, yang menjadi catatan penting adalah status client ini masih stopped (berhenti), artinya klien DHCP tidak sedang berjalan atau gagal mendapatkan alamat IP dari ISP. Hal ini perlu segera ditelusuri karena dapat menyebabkan router tidak memiliki koneksi ke internet.





Ketiga foto ini saling berkaitan dan membahas pengalamatan jaringan internal.

  • Foto 3 menunjukkan daftar alamat IP yang sudah dikonfigurasi. Terdapat dua entri: alamat  dengan network  yang terikat pada interface SERVER ISMI, serta satu alamat lain di jaringan  yang terikat pada interface ISP ARUM.192.168.6.1/24192.168.6.0192.168.103.0/24

  • Foto 4 memperlihatkan detail pengisian alamat  pada interface SERVER ISMI dengan gateway network . Ini merupakan gateway untuk jaringan lokal (LAN).192.168.6.1/24192.168.6.0

  • Foto 5 menampilkan konfigurasi IP Pool bernama  dengan rentang alamat  hingga  (terpotong, kemungkinan hingga 192.168.6.254). IP Pool ini akan digunakan untuk dibagikan ke klien DHCP.ARUM N ISMI192.168.6.2192.168.6.

Secara keseluruhan, ketiga foto ini menunjukkan bahwa administrator telah menyiapkan skema jaringan lokal di subnet  dengan gateway  dan pool alamat yang siap diberikan ke perangkat klien.192.168.6.0/24192.168.6.1




Foto keenam menunjukkan daftar DHCP Server yang ada, dengan nama DHCP1 yang berjalan pada interface SERVER ISMI. Nilai lease time diset 10 menit (). Namun, terdapat kejanggalan yang sangat penting: Address Pool masih bernilai static-only, bukan mengacu pada IP Pool  yang sudah dibuat sebelumnya. Akibatnya, DHCP Server tidak akan membagikan alamat IP dinamis ke klien, melainkan hanya melayani alamat statis yang didefinisikan secara manual.00:10:00ARUM N ISMI






Keempat foto ini merupakan rangkaian langkah-langkah dalam menjalankan DHCP Setup Wizard pada interface SERVER ISMI.

  • Foto 7 memilih interface SERVER ISMI sebagai tempat DHCP Server akan berjalan.

  • Foto 8 menetapkan gateway untuk jaringan DHCP yaitu .192.168.6.1

  • Foto 9 menentukan ruang alamat DHCP .192.168.6.0/24

  • Foto 10 mengatur rentang alamat yang akan diberikan, yaitu  hingga  (terpotong).192.168.6.2192.168.6.

Proses ini mengindikasikan bahwa administrator telah mencoba melakukan setup ulang DHCP Server, namun hasil akhir dari proses tersebut tidak ditampilkan. Jika setup ini berhasil diselesaikan, seharusnya Address Pool pada DHCP Server (Foto 6) akan berubah dari  menjadi .static-onlyARUM N ISMI




Pada langkah setup DHCP berikutnya, administrator menentukan lease time (masa berlaku alamat IP) selama 00:10:00 atau 10 menit. Nilai ini relatif singkat dan cocok untuk jaringan dengan banyak perangkat berpindah-pindah (seperti hotspot atau warnet). Lease time 10 menit berarti setiap klien harus memperbarui alamat IP-nya setiap 10 menit agar tetap terhubung.




Pada langkah ini, administrator mengisi DNS Servers dengan alamat . Ini menunjukkan bahwa router akan mengarahkan semua permintaan DNS klien ke server DNS yang berada di alamat tersebut. Perlu dipastikan bahwa  adalah server DNS yang valid dan dapat dijangkau. Idealnya, DNS server juga bisa diisi dengan DNS publik seperti 8.8.8.8 atau 1.1.1.1 sebagai cadangan.192.168.103.1192.168.103.1






Foto 13 menampilkan jendela Action pada aturan NAT. Tindakan yang dipilih adalah masquerade. Masquerade adalah jenis NAT yang memungkinkan trafik dari jaringan lokal keluar melalui interface ISP dengan menyamarkan alamat IP lokal menjadi alamat IP publik yang didapat dari ISP. Secara singkat, ini berfungsi agar perangkat di jaringan lokal bisa mengakses internet.

Foto 16 memperlihatkan aturan NAT lebih lengkap pada tab General. Konfigurasinya adalah:

  • Chain:  (source NAT, artinya NAT dilakukan terhadap alamat sumber)srcnat

  • Out. Interface:  (trafik keluar melalui interface ISP)ISP ARUM

Foto 17 menampilkan daftar firewall yang sudah ada, dengan baris nomor 0 menunjukkan aturan  pada chain . Ini membuktikan bahwa aturan NAT masquerade sudah terpasang dan aktif. Aturan ini sangat penting dan merupakan syarat mutlak agar klien di jaringan lokal () bisa keluar ke internet melalui interface ISP ARUM.masqueradesrcnat192.168.6.x




Foto ini menunjukkan hasil akhir dari konfigurasi DHCP Server. Nama server tetap  pada interface SERVER ISMI dengan lease time . Yang paling penting adalah dhcp100:10:00Address Pool telah berubah menjadi dhcp_pool1 (sebelumnya ). Ini berarti DHCP Server sekarang sudah siap membagikan alamat IP dinamis ke klien.static-only



Foto ini menampilkan dua IP Pool yang tersedia:

  1. ARUM N ISMI dengan rentang 192.168.6.2 - 192.168.6.254

  2. dhcp_pool1 dengan rentang 192.168.6.2 - 192.168.6.254

Kedua pool memiliki rentang alamat yang sama persis. Ini menimbulkan potensi konflik atau duplikasi. Tampaknya administrator membuat pool baru bernama  selama proses DHCP Setup, sementara pool lama  tidak digunakan. Disarankan untuk menghapus atau menonaktifkan pool yang tidak terpakai agar tidak membingungkan.dhcp_pool1ARUM N ISMI





Selasa, 14 April 2026

Panduan Konfigurasi Dasar MikroTik Menggunakan Winbox

 

MikroTik hAP lite RB941-2nD


I. Peralatan yang Dibutuhkan

Sebelum konfigurasi, siapkan:

  1. Router MikroTik hAP lite (RB941-2nD)
  2. Laptop / PC
  3. Kabel UTP / LAN
  4. Software Winbox
  5. Koneksi internet dari Modem / ISP

II. Topologi Jaringan Sederhana



Keterangan:
  • Ether1 → koneksi ke Internet / Modem
  • Ether2-Ether4 → koneksi ke jaringan LAN

 

III. Panduan Login Pertama Winbox MikroTik

3.1 Persiapan Awal

    Langkah-langkah:

    • Hubungkan kabel LAN dari Ether2 MikroTik ke Laptop.
    • Sambungkan power MikroTik menggunakan adaptor / micro USB.
    • Jalankan aplikasi Winbox di komputer.
    Sebelum login, pastikan:
      • Router MikroTik sudah menyala
      • PC/Laptop terhubung ke MikroTik via:
        • Kabel LAN (Ether2–Ether5)
      • Sudah download aplikasi Winbox dari MikroTik

    3.2 Cara Download Winbox
    • Buka website resmi MikroTik: https://mikrotik.com/download
    • Scroll ke bagian Tools & Utilities
    • Cari Winbox
    • Klik tombol Download (biasanya file bernama winbox.exe)

    3.3 Cara Menggunakan Setelah Download

      1. Tidak perlu instalasi (portable)
      2. Klik dua kali file winbox.exe
      3. Akan langsung terbuka aplikasi Winbox
      4. Hubungkan ke MikroTik:
        • Via MAC Address (tab Neighbors)
        • Atau via IP Address

    3.4 Tips Penting

      • Gunakan hanya dari situs resmi MikroTik untuk menghindari virus
      • Tidak perlu install → langsung jalan
      • Bisa disimpan di flashdisk untuk penggunaan di banyak komputer
      • Pastikan jaringan sudah terhubung ke router MikroTik

    3.5 Membuka Aplikasi Winbox

      • Klik 2x file winbox.exe
      • Akan muncul tampilan utama Winbox

    3.6 Mendeteksi Router (Neighbors)

      1. Klik tombol “Neighbors”
      2. Tunggu beberapa detik
      3. Akan muncul daftar router MikroTik:
        • MAC Address
        • IP Address
        • Identity

    Pilih salah satu (biasanya otomatis terdeteksi)

    3.7 Login Pertama

    Gunakan data default:

      • Login : admin
      • Password : (kosongkan saja)

    Kemudian:

      • Klik Connect

    3.8 Ganti Password (WAJIB!)

    Setelah berhasil login:

      1. Klik menu System → Users
      2. Pilih user admin
      3. Klik Password
      4. Isi password baru (minimal kuat)
      5. Klik OK

    2 Cara Menghubungkan Router Mikrotik Ke Internet

     

    Gambar 293 Mikrotik


    Cara Setting dan Menghubungkan Router Mikrotik Dengan Internet Di Virtualbox 

    Sebelumnya kita sudah melakukan install mikrotikOS di virtualbox, nah itu hanya sekedar install saja belum untuk setting mikrotik kita agar mikrotik kita bisa internet atau membagikan internet ke client bisa melalui hotspot atau wireless atau melalui kabel.

    Di artikel ini kita akan setting mikrotik agar mikrotik bisa terhubung dengan mikrotik, disini saya masih menggunakan mikrotik yang sebelumnya sudah saya install di virtualbox.

    Dan untuk clientnya saya menggunakan virtualbox juga yang sistem operasinya itu adalah windows xp. Baiklah kita langsung saja untuk mulai setting router mikrotiknya agar bisa terhubung dengan mikrotik. 

    Setting router agar dapat terhubung internet

    Untuk setting router mikrotik agar mikrotik bisa terhubung dengan internet ini memiliki 2 cara bisa melalui DHCP Client bisa juga dengan setting IP secara static.

    Nah untuk kedua cara itu akan saya beritahukan konfigurasinya sampai si Client terhubung dengan Internet.

    Setting dhcp client di mikrotik agar terhubung internet

    1. Pertama, kalian hubungkan atau nyalakan mikrotik kalian dan remote mikrotik kalian menggunakan winbox.

    2. Klik menu IP lalu klik menu DHCP Client setelah itu akan muncul window DHCP Client langsung saja kalian klik tombol tambah [+] seperti gambar dibawah ini.



    3. Selanjutnya setelah kalian klik tombol tambah, akan muncul window new DHCP Client. 

    Pada tampilan dibawah ini, kalian pilih interface yang menjadi sumber internet kalian. 
    Karena disini internet nya saya terhubung dengan ether1 maka saya pilih ether1, lalu kalian langsung klik apply dan ok


    4. Setelah kalian klik apply dan ok, kalian akan melihat tampilan seperti gambar dibawah ini.

    Jika statusnya sudah bound seperti gambar dibawah itu artinya mikrotik kalian sudah terhubung oleh internet.



    5. Ini hasil setelah status dhcp clientnya menjadi bound.





    Setting IP Address Static di mikrotik agar terhubung ke internet

    1. Pertama di Winbox kalian klik IP lalu kalian klik addresses setelah klik addresses akan muncul window address list saat di address list kalian klik tombol tanda tambah [+].




    2. Setelah kalian klik tombol tanda tambah, akan muncul window address seperti gambar dibawah ini.

    Perlu di ingat address ini kalian isi sesuai IP address yang kalian dapat yaa..
    disini saya memasukan ip address 192.168.100.10 karena IP gateway saya 192.168.100.1 
    jika sudah memasukan ip address kalian pilih interface yang menjadi sumber internet kalian, disini saya menjadikan ether1 menjadi sumber internet.

    Untuk IP network akan terisi otomatis saat kalian menekan tombol apply dan ok.



    3. Setelah kalian selesai mengisi ip address, lalu selanjutnya kalian klik menu IP lalu klik menu DNS setelah kalian klik menu DNS akan muncul DNS setting seperti gambar dibawah ini.

    Untuk disini kalian isi DNS yang kalian dapat dari ISP kalian masing masing, disini saya mendapatkan DNS 8.8.8.8, 8.8.4.4 dan 192.168.1.1 dan jangan lupa centang allow remote requests.
    maka saya masukan seperti gambar dibawah. Jika sudah klik apply dan ok.



    4. Jika sudah mengisi DNS selanjutnya kalian isi ip gateway di route list, dengan cara klik menu IP lalu menu routes setelah itu akan muncul routes list.
    Di window routes list, klik tombol tambah seperti gambar dibawah ini. 



    Setelah klik tombol tambah akan muncul window route, masukan IP gateway kalian di kolom menu gateway. 
    Setelah sudah memasukan ip gateway kalian klik tombol apply dan akan muncul status reachable ether1.
    Pastikan status nya itu reachable bukan unreachable.

    Jika sudah kalian klik tombol ok.



    5. Setelah sudah memasukan IP gateway, sekarang kita setting firewall nat di mikrotiknya, dengan cara pertama kalian klik menu IP lalu pilih firewall lalu kalian pilih menu NAT dan tombol tanda tambah, seperti gambar dibawah ini. 



    Setelah sudah menekan tombol tanda tambah akan muncul window new NAT Rule. Pada menu General kalian isi menu kolom out interface nya dengan ethernet yang menjadi sumber internet kalian.
    Selanjutnya kalian klik tab menu action. 



    Setelah sudah klik tab menu action, di kolom actionnya kalian isi dengan masquerade dan jangan lupa klik tombol apply dan ok, seperti gambar dibawah ini.





    Jika sudah akan muncul list nat seperti gambar dibawah ini.



    Selanjutnya kita cek apakah sudah benar benar terhubung mikrotik kita oleh internet?
    Gambar dibawah adalah hasil nya.



    Gimana setting mikrotik atau konfigurasi kalian apakah mikrotik kalian sudah terhubung oleh internet?
    Inilah 2 cara untuk hubungkan mikrotik dengan internet, cukup mudah bukan? jika kalian masih bingung atau masih belum terlalu paham kalian bisa ber-komentar di kolom komentar dibawah ini. 
    Jika ada pertanyaan atau saran, kritik, ataupun itu masukan kalian bisa lewat atau ketikan itu semua di kolom komentar atau kontak page diblog ini.

    Mikrotik 1

    Kelompok Otak Loading: 1. Arum Setia Ayu (06) 2. Ismi Elvita Khairunnisa (19) Langkah-langkah praktikum: Pada foto pertama, ditampilkan konf...